Powered by Bravenet Bravenet Blog

Tag Board

atiga: Ramadhan segera tiba, tunggu ya saya akan kasih jadwal imsyakiyah di blog ini, syukron
Rudi"s: aku dah nikah bos, tq ya masukannya, MANJUUURRR
SHINTA: BAGUS2 ARTIKELNYA
Ida Kusniya: wah makin banyak , makin gemuk neehh
DEVICANTIQ: KPAN registrasi, msk kul tgl brp,liburan yuks
IMAimut05: wwaaah, bs jd rujukan nih...
N1T4Thehost: tanks atiga
BLANG: Sip tenan, teruskannn
LALA2007: BOSEN AKUUUUUU
rulye: banyak manfaatnya, ada disini
Yustiana: kapan bos pulang kampung...kapn bakar ikan,tak enteni rek...artikelnya ok2,
indri: copy art again....tuenkiu bayk yaaaaaa
sinta11: wah makna coretannya oke tuh, jd bs ngeramal temen2ku,makasih ya.
siti nf: huaaaaaaaa..... ,
SAID NO: website radio one kok,under construction trs mas,kapan neh dibenahin
AMI jombang: hoey broo, q d jkt skrg , ojo omong sp2, q minggat he2, tp langsung dpt rumah, rumah pacar tp... he he
Ida Kusniya: al, km aku undang ke ospekpromosi radio one ke maba, tgl 22 agust ini, oya uangmu aq bw, ntar ketmuan tak kasih,oce?, succes, isi blog km lumayan jg, dpt dr mn,
IMAimut05: Hi hi kacian ya mas km...
atiga: Baik Saudara sekalian,Saya akan menanggapi melaluiemail atau hp anda masing2,tengkiu, terima kasih, xiexie, matur suwun...
IMA-MLG: hiks hiks ternyata km dulu ditinggal nikah ma pacarmu ya...kacian...sungguh romantiskaya di tipi2 aja ....
irma-Mdt: kok akiu sms ke hpmu ga km bls mas...cpek ya....jangan2 mas dah ga inget aq lg...ya maap, mas aq tinggal nikah...maap jg aq ambil temen mas untuk suamiku...tp aku masih kirim2 salam kebukos kok..aku jg pernah ngobrol ma pak tari, katanya mas dah ga pernah kesitu lg ya,...salam sukses deh...
FRIDA FITRIA: WAHHHH iyo...tambah sip aeeeeklo km pgn oleh dari batam kerumah yaw...oleh2 timah tapi, he he
didik_stt: hallo boossss, gmn kabar, kapan ngecat studio...wah, tambah sip ae rek...
IMA: terus berjuang..... sukses suksesss
SHINTA11: BIASAAAA tuuuhhh...
STEPEN@sby: bergetar baca kisah2mu, tanks...
rulye: wah ternyata hal kecil perlu diperhatikan agar berkwalitas, cayooo
MISREDO: KURANG sip kyknyee
misredo: wuuuussssss
LALA2007: biar cepet kawin gmn masss
Rasissonia: lama ga hubmn j lh broooo damm, u hve blogconggret
IMAimut05: wah masih ingat aq padhl di RRI dah lama u best pren deh..
yosepunya: akhirnyaaaaakm punya blog jg masssselamat.....selamatblog anda suda tak kunjungibye...............hub q y,,,
indri: maap bangs artikelnye tak copy, tengs...
thehunter: tess
saepulloh08: ANE dimadura mass kapn kkampusradio gmnaa... blh jg blognya.jd pgn ikutan neeehh... oya kasetnya msh tak bawa, salam progresif
DEVICANTIQ: Kok cm icu artikelnya mas,kbykan ngutip yaw....tuambah luagi duonnng...c u ....
caeruly: horas bahh. lama tak jumpa kmana aj, tiba2 sms, emang betull kan teman jd demen klo ada butuhnya kek kekperenuangganya blh jg, blm prnh bc spert tu
dion: piye kabareeeee
dion: halo mas

Please type in the four characters shown in the black box.

Tuesday, August 26th 2008

19:39

INDAHNYA ISLAM

Itulah indahnya islam, islam mengatur hidup umat manusia, bukan hanya sebagian atau kulit aja, tp menyeluruh, dari hal yang terkecil sampai hal yang paling besar, dan itu membuat hidup kami lebih save, karena tuhan membuat itu semua, utk kebaikan umatnya, karena dia yang maha tahu, dan kami dengan islam lebih modern,

dahulu sebelum islam tatanan itu berjalan sebagaimana hukum rimba, blom kenal baju, masih menyembah batu, dan segala sesuatu yang terkesan gobloklah, sehingga seandainya anak kecil lihat bagamana peribadahanya mereka akan merasa tertawa geli dgn itu, jadi anda jangan bangga dengan yang anda sebut modern itu, itu hanya hal yang telah terjadi pada pra sejarah dimana ummat belum kenal baju, melakukan free sex dsb, kemodernan dalam pandangan islam ialah bagaimana umatnya sangat mengetahui alam sekitarnya,

 didalam qur'an disebut, pada diri kamu apakah kamu tidak berfikir, dalam ayat lain, "apakah kamu tidak mengetahui bagaimana onta diciptakan...., dan alqur'an juga dengan dengan lugasnya berbicara tentang teknology science, astronomy dsb, ya alloh terima kasih kau telah pilih aku menjadi umatmu, aku begitu bangga yang tak terkira dengan agama ini,

hanya orang2 yang kau beri hidayahlah yang mendapat agama ini,ya alloh terima kasih atas semua ini, engkau telah muliakan aku dengan agama ini, ya alloh kekalkan aku dalam ridhomu dalam agamamu, janganlah kamu hinakan aku setelah kamu muliakan dengan agama ini, jazakallohu fi haza, allohumma yuwaffiquni walmuslimuna walmuslimat
0 pesan / tinggalkan pesan

Tuesday, August 26th 2008

19:33

Mengapa Sulit Bersikap Tegas?

Oleh DR. Dewi Matindas (Psikolog)



Ketidaktegasan hanyalah alat seseorang untuk mencapai keinginan atau menghindari sesuatu yang ditakutinya. Namun, salah satu ciri yang harusnya menonjol pada diri pemimpin adalah sikap tegas. Tentu, pemimpin yang kurang tegas bisa memperbaiki sikapnya.

“Ibu Dewi, kami baru saja mendapatkan seorang pimpinan baru. Orangnya sangat menyenangkan dan pandai bergaul, sehingga kami mudah untuk dekat dengannya..

Rata-rata karyawan mempunyai pendapat yang sama mengenai beliau. Dan karena menurut orang-orang yang pernah mengenalnya ia terkenal cukup pandai, kami punya harapan bahwa perusahaan akan maju di bawah pimpinannya.

Namun, setelah berjalan kurang lebih enam bulan, saya dan beberapa kepala unit lain mulai kecewa. Tadinya kami berharap kehadiran beliau bisa mengubah iklim kerja yang kurang produktif menjadi lebih bersemangat, tapi harapan itu tidak juga terwujud.
Yang saya lihat kurang mendukung dari cara beliau memimpin adalah sikapnya yang kurang tegas. Kami beberapa kali dihadapkan pada keadaan yang membingungkan akibat sikapnya yang kurang tegas itu.


Sebenarnya beliau tidak terlalu jelek dalam memimpin. Namun, sikap tidak tegasnya kadang-kadang menimbulkan masalah yang tidak perlu, bahkan pernah menjadi sumber konflik antara dua orang pimpinan unit. Mereka saling menyalahkan yang berakibat merugikan semua pihak.

Mengapa seorang pemimpin bisa bersikap tidak tegas? Apakah sikap tidak tegas bisa diperbaiki?” Yahya, Jakarta


Ciri Pemimpin
Sangat disayangkan jika saat memimpin, seseorang tidak memiliki sikap tegas, terutama dalam memutuskan atau bertindak. Sebab, bawahan akan dihadapkan pada ketidakjelasan, bahkan bisa mengarah pada “pengambangan” masalah.

Hal-hal penting dalam pekerjaan yang seharusnya sudah dapat ditindaklanjuti bisa tertunda untuk beberapa lama karena tidak secara tegas ditetapkan. Kadang-kadang ada keragu-raguan pada pimpinan yang tidak tegas untuk memutuskan, apalagi kalau belum mendapat dukungan kuat dari bawahan atau kelompok kerjanya. Sikap semacam ini seharusnya tidak ada pada mereka yang keputusan atau tindakannya akan mempengaruhi dan menentukan kerja orang lain.

Perlu diketahui bahwa sikap tidak tegas ini bukan hanya dimiliki oleh atasan Anda. Saya menjumpai tak sedikit pemimpin yang tidak mampu bersikap tegas.

Tentu saja ini bukan kenyataan yang harus dimaklumi dan diterima begitu saja. Apalagi kita tahu bahwa salah satu ciri perilaku yang harusnya menonjol dari pemimpin adalah sikap tegas.

Lebih dari itu, sikap tegas bukan hanya diharapkan dari seorang pemimpin, melainkan dari setiap orang yang di dalam menjalankan perannya punya tanggung jawab mengendalikan atau mengarahkan perilaku orang lain. Misalnya guru, polisi, dokter, hakim, petugas lalu lintas udara, wasit, tukang parkir, dan masih banyak contoh lain.

Ketidaktegasan sikap masing-masing pemeran ini bisa menimbulkan akibat yang merugikan pihak lain yang memerlukan arahannya. Sementara itu, dalam memilih atau menentukan orang-orang yang diberi peran, seringkali sikap ini kurang mendapat perhatian serius.

Keraguan Runi
Pada kesempatan ini saya ingin menceritakan satu pengalaman yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Belum lama ini saya didatangi seorang mantan mahasiswi, sebut saja Runi, yang baru saja lulus S-1. Ia minta waktu untuk curhat.

Rupanya ia sedang berada di persimpangan jalan untuk melanjutkan hubungannya dengan sang pacar atau tidak. Pasalnya, ia tidak pernah mendapat kepastian kapan sang pacar mau datang melamar ke orangtuanya.

Mereka sudah berhubungan selama lebih dari tiga tahun. Namun, setiap kali Runi mulai mengarahkan pembicaraan ke soal pernikahan, sang pacar selalu menghindar dengan berbagai dalih.

Runi mengaku sangat mencintai sang pacar karena banyak sifat baik yang dimilikinya. Sekarang ini, setelah lulus, Runi ingin segera menikah karena memang itu pula yang diharapkan orangtuanya. Namun, seperti yang sudah-sudah, sang pacar tak mengatakan “tidak mau” atau “ya, mau”.

Ketika Runi mempertanyakan apakah sebenarnya sang pacar tidak mencintai dirinya, dengan panjang lebar ia mencoba membuktikan bahwa tidak ada perempuan lain yang disayanginya kecuali Runi. Di sini Runi heran, mengapa sang pacar tidak bisa bersikap tegas? Ia jadi bingung, harus bersikap bagaimana agar bisa mendapat kepastian.

Kecenderungan Menunda
Sikap tidak tegas adalah kecenderungan untuk menunda keputusan yang biasanya disebabkan adanya ketakutan dalam menerima akibat atau konsekuensinya. Meskipun sejumlah orang dapat disebut tegas secara umum, tidak berarti bahwa orang-orang tersebut pasti tegas dalam segala hal. Pada setiap orang yang tegas, pasti didapati juga sikap tidak tegas dalam hal-hal tertentu.

Seorang laki-laki yang sangat tegas di dalam lingkungan kerjanya, bisa sangat tidak tegas kalau sudah harus menghadapi anak-anaknya di rumah. Seorang ibu guru yang dikenal sangat tegas dalam kata dan perbuatannya, ternyata tidak bisa tegas saat menghadapi sang suami. Atau tidak tegas yang situasional sifatnya.

Dengan kata lain, penilaian terhadap sikap tegas seseorang masih perlu dilihat dalam kaitan apa. Yang pasti, kita tak menginginkan orang yang tidak tegas dalam banyak hal atau yang di bidang tertentu yang menjadi tanggung jawabnya.

Dalam diri seseorang, sikap tegas tersebut tidak diperoleh begitu saja pada saat dilahirkan. Ia tumbuh dan berkembang, terutama dipengaruhi oleh pola asuh orangtua dan pengalaman hidup.

Orangtua yang terlalu banyak melindungi dan atau selalu ikut menentukan apa yang harus dilakukan, menyebabkan anak sulit bersikap tegas. Ia tidak terlatih untuk menentukan sikap dan sekaligus menerima konsekuensi atas tindakannya sendiri.

Begitu pula anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang harus selalu bersikap manis agar menghormati dan disenangi lingkungan. Dalam situasi ia harus tegas kepada orang lain, biasanya ia kurang mampu.

Sikap tidak tegas juga bisa berkembang karena pengalaman. Seseorang bisa menjadi tidak tegas karena dalam sejumlah besar pengalaman hidupnya, pada saat ia sulit memutuskan, ada saja orang lain yang lalu mengambil keputusan untuknya. Atau kalau ia mengharapkan dukungan orang lain pada saat harus mengambil tindakan, ia selalu memperolehnya.

Pengalaman sebaliknya juga bisa terjadi. Orang berubah menjadi tidak tegas karena setiap kali bersikap demikian, justru mendapatkan hasil yang tak menyenangkan.

Bisa Diperbaiki
Kembali pada pertanyaan Anda tentang sikap pimpinan baru tadi, besar kemungkinan ia adalah orang yang dibesarkan oleh pola asuh yang menuntutnya selalu bersikap manis kepada orang lain. Biasanya mereka yang dibesarkan dengan cara ini selalu berusaha disenangi oleh banyak orang dan menghindarkan diri untuk tidak menyakiti orang lain.

Bisa juga bukan karena pola asuh orangtuanya seperti itu, melainkan pengalaman yang diperoleh dalam pergaulan dengan lingkungannya. Ia lebih banyak mendapatkan konsekuensi menyenangkan setiap kali berbuat baik kepada orang lain. Sebagai akibatnya, ia selalu berusaha untuk tidak menyakiti atau berkonflik dengan orang lain.

Mengapa kecenderungan ini lebih besar kemungkinannya, hal ini berhubungan dengan keterangan Anda bahwa ia adalah pribadi yang menyenangkan dan pandai bergaul. Selain itu, salah satu contoh dari akibat yang Anda kemukakan adalah terjadinya konflik antara dua kepala unit, yang kira-kira menggambarkan adanya ketentuan atau keputusan yang tidak tegas bagi kedua unit tadi.

Kalau Anda juga mempertanyakan apakah sikap tidak tegas masih dapat diperbaiki, jawabannya bisa, tapi dengan persyaratan tertentu. Ketidaktegasan hanyalah alat seseorang untuk mencapai hal yang dia inginkan atau menghindari apa yang ia takutkan.

Kalau pengalaman menunjukkan bahwa alat ini tidak efektif, secara berangsur ia akan meninggalkan ketidaktegasan untuk menjadi lebih tegas. Sekarang tinggal bagaimana kita membantu agar ia mendapatkan “hukuman” setiap kali bertindak tidak tegas.

Dalam kasus Anda, yang dimaksudkan dengan “hukuman” bisa saja memberikan umpan-balik (feed-back) kepadanya, antara lain dengan menunjukkan akibat dari ketidaktegasannya, mumpung ia relatif masih baru. Kalau ia orang yang baik, dalam arti cukup dewasa, mestinya ia akan berupaya untuk memperbaiki sikapnya.

Perlu Dibantu
Lain halnya dengan apa yang pernah saya sarankan kepada Runi. Saya mengatakan kepadanya bahwa dalam hal ini sang pacar perlu dibantu untuk memutuskan. Artinya, Runi tidak bisa mengharapkan ketegasan jawaban keluar secara spontan dari sang pacar.

Meskipun Runi adalah pihak perempuan, mungkin ia yang harus memutuskan lebih dahulu agar sang pacar mau mengikutinya. Bisa saja sang pacar adalah orang yang sulit tegas kalau harus mengambil keputusan menyangkut persoalan pribadi.

Dalam hal semacam ini ia justru memerlukan orang lain untuk membantu memutuskan sesuatu baginya. Gambaran ini bisa saja akan berbeda dengan sikapnya di tempat kerja kalau ia harus bertindak.
Mudah-mudahan contoh ini dapat memberi gambaran jelas bagi Anda.
0 pesan / tinggalkan pesan

Tuesday, August 26th 2008

19:26

Atasi Sulit Bergaul

Teman Anda sedikit? Pergaulan Anda cuma berada di lingkup itu-itu saja?
Memang, sebagian orang mengalami kesulitan bergaul dengan orang lain. Kesulitan bergaul adalah salah satu kesulitan lumrah yang ada dalam hidup ini. Lumrah, tapi tidak berarti tidak berbahaya. Sulit bergaul menanam bom waktu dalam hidup Anda.

Dua Prinsip

Bagi yang kebetulan sedang menghadapi masalah ini, mungkin ada dua hal yang perlu diingat:
Pertama, pergaulan erat kaitannya dengan kemampuan. Artinya, ini bukan bawaan lahir tetapi merupakan kemampuan yang diraih dari usaha dalam mengembangkan diri. Jadi, apapun kepribadian Anda, pada dasarnya Anda punya kesempatan yang sama untuk bergaul seperti orang lain yang punya model kepribadian lain.
Sah-sah saja kita menyimpulkan, misalnya saja: saya orangnya termasuk melankolis yang introvert, pemikir dan pesimis. Dia orangnya termasuk Sanguinis yang ekstrovert, suka ngomong dan optimis. Dan sebagainya.
Tidak peduli apakah kita termasuk orang berkepribadian ini atau itu, ada satu hal yang perlu diingat: kalau kita mengalami kesusahan bergaul, hidup kita juga mengalami kesusahan. Ini adalah sebuah dalil mengapa kita perlu mengembangkan potensi yang mendukung perbaikan kemampuan kita dalam bergaul, terlepas bagaimana pun kepribadian kita.
Sejumlah istilah ilmiah yang bisa kita temukan dalam buku-buku kepribadian mestinya kita gunakan untuk melihat sisi plus-minus agar kita bisa mengembangkan diri sejati kita (bukan jadi seperti orang lain). Sebab, apapun model kepribadian kita pasti ada sisi plus yang perlu kita kembangkan untuk memperbaiki hidup dan pasti pula ada sisi minus yang perlu kita kontrol agar tidak sampai merugikan atau membahayakan.
Kedua, pergaulan tidak identik dengan banyak atau sedikit ngomong, pendiam atau tidak pendiam. Prinsip pergaulan adalah bagaimana kita berkomunikasi dengan orang lain dan bagaimana kita menjaga hubungan itu. Karenanya, jangan heran bila menjumpai ada orang yang banyak ngomong tetapi pergaulannya sempit dan jangan heran pula bila melihat ada orang yang sedikit ngomong tetapi pergaulannya luas.

Hambatan
Ada beberapa hal yang menghambat usaha kita untuk mengatasi kesulitan dalam bergaul, antara lain:

Arogansi tersembunyi
Ini biasanya sangat halus bahkan kurang disadari. Namun ada bentuk nyata yang bisa mewakili, misalnya kita menolak untuk bertanya kepada orang lain lebih dulu dengan alasan "untuk apa bertanya duluan?", menolak berjabat tangan lebih dulu, dan seterusnya. Meski ini adalah hak kita, tetapi kalau yang kita inginkan adalah menjalin pergaulan, maka kita perlu menggantinya dengan yang lebih bersahabat.
Ada juga yang disebut dengan istilah "terlalu pasif". Misalnya menunggu ditanya lebih dulu, menunggu diajak berjabat tangan lebih dulu, menunggu disapa lebih dulu, menunggu diajak senyum lebih dulu, dan seterusnya. Dua hal ini bisa mengganggu pergaulan.
Sungguh indah ajaran Islam yang menganjurkan berwajah berseri-seri dan menebarkan salam. Ini berarti menganjurkan kita rendah hati dan bersikap aktif, tidak sebagaimana halangan gaul di atas.

Terlalu memikirkan diri sendiri
Ini bisa mengganggu kelancaraan saat sedang berbicara dengan orang lain. Ketika sedang berbicara dengan orang lain, jangan memikirkan bagaimana sepatu Anda, rambut Anda, cara duduk Anda, dan seterusnya. Atau juga jangan mengembangkan asumsi seperti misalnya: bagaimana orang lain menilai kostum saya, dan semacamnya. Ini kerap membuat konsentrasi Anda bukan pada pembicaraan, tetapi kepada diri sendiri. Jadi, fokuskan pada bagaimana menciptakan suasana supaya bisa menjadi hidup, bukan memikirkan diri sendiri.


Terlalu banyak menilai orang lain
Untuk membuka pintu pergaulan, nomorduakan menilai orang. Atau, simpan dulu di batin Anda. Terlalu cepat menghakimi orang lain bisa mengganggu kelancaran membuka pergaulan. Yang lebih dibutuhkan adalah kemampuan memunculkan asumsi bahwa semua orang itu punya sisi positif dan juga punya sisi negatif. Asumsi ini akan banyak membantu dalam melancarkan urusan pergaulan.
Masalah kejiwaan yang umum
Ada sejumlah masalah kejiwaan umum yang kerap menghambat pergaulan, misalnya kurang pede, malu tanpa alasan yang jelas, takut, cepat ngambek, sering terjadi konflik dengan orang lain, dan lain-lain. Ada banyak tip yang bisa kita baca dari berbagai sumber untuk mengatasi masalah ini. Namun begitu, ada satu kata kunci yang tidak bisa ditinggalkan, yaitu: menghilangkannya dengan cara mempraktekkan, belajar memperbaiki diri dari praktek yang kita lakukan.

Keberanian Anda dalam bergaul akan membaik apabila Anda terus mempraktekkan pergaulan. Kepercayaan diri Anda akan tumbuh membaik bukan karena Anda banyak tahu tentang tip pergaulan tetapi karena Anda banyak latihan bergaul. Tip, strategi atau pengetahuan itu dibutuhkan pada saat Anda sedang mempraktekkan, bukan sedang memikirkan.

Hal lain yang tak kalah penting untuk diingat juga adalah mencampur adukkan antara pergaulan dengan kepentingan lain, misalnya bisnis. Orang agak merasa terganggu dengan pergaulan yang keakrabannya belum begitu mendalam tetapi sudah bicara menawarkan produk dengan cara agresif. Jika Anda harus melakukannya juga, tempuhlah cara yang paling asertif (sopan, tidak bernada "memaksa", didukung dengan alasan yang kuat).
0 pesan / tinggalkan pesan

Tuesday, August 26th 2008

19:23

10 Cara Agar Dapat Promosi

Tahun ini, lagi-lagi, Anda tidak mendapat promosi dalam pekerjaan? Ya betul, memang promosi dalam pekerjaan tidak bisa diperoleh begitu saja.

Bisa saja Anda termasuk pegawai yang berpengalaman, memenuhi persyaratan, sekaligus pekerja keras. Tetapi jangan lupa, selalu ada faktor-faktor lain yang ikut menentukan. Misalnya penampilan, dan kesan yang Anda berikan, hubungan kerja dengan atasan ataupun dengan sesama rekan kerja, serta politik perusahaan. Jangan lupa, keberuntungan juga ikut berperan.

Berikut ini 10 kiat-kiat yang perlu anda perhatikan bila anda ingin mendapatkan promosi

1. Kuasai pekerjaan Anda
Kuasai dengan sungguh-sungguh bidang yang Anda kerjakan dan perluas wawasan serta keterampilan Anda pada bidang-bidang yang genting di dalam perusahaan. Jangan pernah menolak untuk mengikuti training. Bila Anda tertarik pada posisi tertentu, pelajari segala sesuatu yang perlu Anda ketahui yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut agar Anda dapat memperbaiki kekurangan.

2. Jalin hubungan baik dengan atasan
Atasan merupakan penghubung antara Anda dan posisi Anda berikutnya. Jalin hubungan baik dengannya dan tunjukkan kepadanya bahwa Anda mengerti apa yang dia mau. Secara rutin, diskusikan dengan atasan Anda apa yang diperlukannya dan bagaimana Anda dapat membantunya.

3. Ciptakan hubungan
Jalin hubungan baik dengan sesama rekan sekerja, tidak hanya dengan rekan sekerja di satu departemen dengan Anda tetapi juga dengan rekan sekerja yang berada di departemen lain. Misalnya, ketika waktu Anda sedang agak senggang karena pekerjaan inti Anda telah selesai, bantulah mereka bila mereka membutuhkan. Bergabung dengan tim bulu tangkis ataupun kegiatan lain yang diadakan oleh perusahaan, atau makan siang di luar kantor bersama rekan-rekan sekerja paling tidak sekali seminggu.

4. Sadari kemampuan yang Anda miliki
Catat prestasi yang telah Anda capai serta kontribusi Anda pada perusahaan. Kumpulkan portfolio hasil kerja yang memperlihatkan ketrampilan dan pengalaman Anda. Hal ini tidak hanya mengingatkan Anda betapa hebatnya diri Anda tetapi juga membantu Anda dalam memberi contoh kepada rekan sekerja yang lain.

5. Pancarkan aura positif
Banyak pemimpin ataupun orang-orang yang sukses memiliki sikap "saya bisa" yang mempengaruhi mereka yang berada di sekitarnya. Pastikan Anda memberikan energi positif dengan menjadi pendengar yang baik, memberikan dukungan kepada rekan sekerja, serta tidak suka mengeluh. Lakukan dengan cara yang terbaik untuk menyatakan sesuatu dengan kata-kata yang membangun dan mudah dimengerti.

6. Berani tampil
Jadilah seseorang yang berani tampil agar orang memperhatikan Anda. Tawarkan diri Anda untuk menjadi pembicara pada rapat yang diadakan dengan perusahaan lain, atau menulis artikel untuk buletin perusahaan baik mengenai keberhasilan yang dicapai oleh diri sendiri ataupun tim kerja Anda. Cari kesempatan untuk dapat berkenalan dengan teman-teman atasan Anda ataupun pimpinan lain di dalam perusahaan tempat Anda bekerja.

7. Perhatikan penampilan
Bila menginginkan kedudukan sebagai wakil direktur penjualan, berpenampilanlah dan berperilakulah sebagai seorang wakil direktur penjualan! Namun tidak berarti Anda harus mengenakan pakaian kerja yang berlebihan. Berpakaianlah secara sederhana tapi meyakinkan.

8. Ciptakan kesempatan
Sesuaikan aspirasi Anda dengan kebutuhan dari departemen dan perusahaan dimana Anda bekerja. Pelajari tren industri, evaluasi kebutuhan, dan tantangan dari perusahaan Anda. Bila melihat ada bagian / departemen yang tidak diperhatikan, ajukan diri Anda dengan menuliskan proposal dan deskripsi untuk mengembangkannya.

9. Bersabar
Banyak pegawai yang tidak lama berada di suatu perusahaan, terutama mereka yang masih muda. Jangan lupa, bila ada rekan sekerja yang berhenti maka hal ini dapat merupakan peluang bagi Anda untuk mendapatkan promosi. Jadi, bertahanlah dan peka dengan situasi di perusahaan Anda.

10. Tempat dan saat yang tepat
Bisa saja terjadi atasan ataupun pimpinan lain di dalam perusahaan tidak menyukai Anda, dan kebetulan perusahaan sedang mengalamai masa sulit sehingga akan mengurangi pegawainya. Hal ini berarti kemungkinan bagi Anda untuk dipromosikan menjadi tipis. Oleh karena itu Anda harus bersikap realistis. Tempatkan diri Anda pada situasi dimana kemungkinan untuk mencapai keberhasilan lebih besar. Cari perusahaan yang Anda sukai serta sesuai dengan latar belakang pendidikan serta budaya perusahaan yang sesuai dengan gaya dan nilai kerja Anda.

0 pesan / tinggalkan pesan

Tuesday, August 26th 2008

19:22

4 Sikap Positif Bekal Sukses

Pasti Anda kerap menemukan teman-teman di lingkungan Anda yang punya kebiasaan melontarkan kata-kata secara negatif.

Misalnya, ketika seorang atasan menegur bawahannya yang tak pernah mengangkat dan menjawab telepon yang berdering, si bawahan dengan cuek-nya menjawab, "Mengapa harus saya? Dari sepuluh deringan telepon yang berbunyi, sembilan telepon bukan untuk saya!"

Ya, itulah contoh karyawan negatif. Pegawai yang negatif melakukan pekerjaannya seadanya. Mereka tidak termotivasi dan tidak mempunyai inisiatif. Mereka bahkan mengatakan, "Masa kerja saya hanya tinggal 4 tahun lagi, sesudah itu pensiun dan tidak ada lagi di sini. Jadi buat apa kerja keras?"

"Memelihara" banyak karyawan negatif dalam sebuah perusahaan tentu membuat perusahaan tidak sehat. Jadi, bagaimana idealnya seorang karyawan bersikap? Tentu saja mengembangkan sikap positif.

Berikut ini empat karakter pegawai yang positif yang harus Anda terapkan untuk diri sendiri dan tim kerja Anda:

1. MENGERTI ARTI KERJA KERAS
Kebanyakan orang tahu bahwa kerja keras baik untuk perusahaan. Selain itu, kerja keras juga baik untuk pelanggan, bahkan untuk negara. Tetapi hanya seorang pemenang yang tahu bahwa kerja keras juga bagus untuk mental orang yang bersangkutan.

Kerja keras harus dilakukan, bukan karena kerja keras akan memungkinkan Anda mendapatkan penghargaan dan promosi, tetapi lebih karena akan membuat Anda menjadi seseorang yang kompeten. Tentu sangat tidak baik jika masing-masing kita berhenti peduli terhadap kualitas kerja kita sendiri.

2. MENIKMATI PEKERJAAN
Pegawai yang positif memutuskan untuk menikmati pekerjaannya! Tidak peduli apakah pekerjaan tersebut disukainya atau tidak. Tentu saja, tidak ada pekerjaan yang sempurna, dan selalu saja ada hal-hal untuk dikeluhkan. Bagi seorang pemenang, mereka memutuskan untuk menyukai pekerjaannya. Para pemenang mengambil sikap tersebut berdasarkan keputusan mereka sendiri, bukan berdasarkan perasaan yang mereka rasakan.

Pekerjaan Anda mungkin saja tidak menyenangkan, bahkan mungkin sangat menyebalkan. Tetapi sebagai pemenang, Anda akan menikmati pekerjaan Anda, tidak peduli apakah Anda menyukainya atau tidak.

3. MELIHAT SISI BAIK
Pegawai yang positif melihat segala situasi dari sisi baiknya. Setiap orang selalu melihat apa yang salah dalam suatu situasi tetapi pegawai yang positif tidak terpaku pada satu titik. Seorang pemenang tetap membuat dirinya termotivasi dengan melihat setiap situasi dari sisi baiknya dan memusatkan perhatian pada bagaimana mereka dapat membuatnya menjadi lebih baik.

Sebaliknya, pegawai yang negatif memusatkan perhatian pada hal-hal kecil yang mengganggu dan membiarkannya menghancurkan semuanya. Misalnya seorang peserta seminar yang diadakan di sebuah hotel mewah memberikan komentar negatif yang didengar semua peserta, "Sayang, ya, kursinya tidak nyaman dan makanannya pun tidak enak."

Tentu saja, seorang pegawai positif yang melihat segala situasi dari sisi baiknya dapat merupakan pengganggu bagi karyawan yang negatif. Si negatif akan melihat pegawai yang positif sebagai orang yang menyebakan, bahkan mungkin menjijikkan.

4. MELAKUKAN LEBIH
Pegawai yang positif akan bertanya bagaimana dia dapat melakukan lebih dari yang diharapkan. Setiap pemimpin pasti tahu prinsip ini: sedikit bicara tapi banyak bekerja. Pegawai positif tidak pernah puas dengan hasil pekerjaan yang biasa-biasa saja dan mereka akan merasa tidak nyaman dengan diri mereka sendiri.

Pegawai yang positif mencari tahu apa yang diharapkan dari mereka dan akan melakukan yang terbaik untuk mencapai harapan-harapan tersebut. Tidak peduli apakah melakukan sesuatu yang membuat pelanggan terpukau dengan pelayanan yang lebih baik dari yang pernah didapatkannya sebelumnya atau membuat kejutan terhadap sesama rekan sekerja dengan menawarkan bantuan ekstra. Pegawai yang positif memusatkan perhatiannya pada bagaimana dia dapat melakukan lebih bukan kurang.

0 pesan / tinggalkan pesan

Tuesday, August 26th 2008

19:20

6 Jalan Agar Naik Jabatan

Sementara rekan-rekan Anda yang lebih muda di kantor kerap dapat promosi jabatan, Anda tetap saja di posisi yang itu-itu juga. Padahal, soal kemampuan dan pengalaman Anda tak ketinggalan dari mereka. Hm...mengapa demikian?

Anda boleh saja merasa keberhasilan atau prestasi yang diukir sudah cukup mewakili kemampuan Anda. Tapi harus diingat, untuk mencapai sasaran karier, Anda harus sedikit mempromosikan diri agar dilihat dan diakui.Simak beberapa tips berikut ini untuk meningkatkan pandangan Anda:

1. Nilai diri sendiri
Sebelum mencari tahu cara mempromosikan diri, lakukan introspeksi yang jujur terlebih dulu atas kemampuan profesional yang dimiliki. Banyak yang masih harus Anda tata ulang dan kembangkan sebelum menduduki posisi yang lebih tinggi.

2. Meningkatkan tantangan
Tak ada salahnya sesekali menjadi tenaga sukarela untuk penugasan-penugasan yang baru, bahkan yang tidak menyenangkan ataupun yang berbahaya. Kadang-kadang penawaran ini merupakan kesempatan terbaik untuk memperlihatkan kemampuan. Mungkin atasan hanya meminta bantuan secara sambil lalu, misalnya mengumpulkan dengan cepat nama-nama kompetitor perusahaan, di mana tidak seorang pun yang bersedia melakukannya karena menganggap tugas itu kelewat sepele. Padahal, mungkin saja hal itu merupakan kesempatan yang baik bagi Anda untuk mendemonstrasikan kemampuan kepemimpinan Anda.

3. Tonjolkan diri
Tunjukkan minat Anda pada perusahaan dengan ikut berpartisipasi secara aktif pada rapat perusahaan. Sebelum menghadiri rapat, tinjau ulang agenda rapat dan siapkan poin penting dari minat Anda atas topik rapat. Bila Anda hanya ingin menjadi pendengar, jangan ragu-ragu untuk berbagi ide bila memiliki sesuatu yang berharga untuk ditambahkan.

Cari juga kesempatan untuk ikut masuk ke dalam topik. Siapa tahu Anda bersedia menjadi tenaga sukarela sebagai pengajar pelatihan selama masa orientasi bagi pegawai baru, misalnya, dengan memberikan gambaran secara umum mengenai visi dan misi perusahaan.

4. Bersikap proaktif
Anda tentu pernah mendengar, "Yang penting adalah bukan apa yang Anda tahu, tetapi siapa yang Anda kenal". Pada beberapa kasus, faktor yang terpenting adalah siapa yang mengenal Anda. Bayangkan bila pada rapat direksi akan ditentukan siapa saja yang diikutsertakan pada proyek besar yang menantang, apakah ada yang menyebutkan nama Anda? Apakah orang-orang penting di perusahaan mengenal Anda serta keberhasilan yang telah Anda capai? Bila tidak, berarti Anda harus mempromosikan diri sendiri, misalnya dengan cara mengirimkan status laporan mingguan secara rinci ke atasan atau secara sukarela dan berinisiatif mewakili tim kerja atau departemen Anda bila ada kejadian-kejadian penting di perusahaan.

5. Terima pujian dengan rasa syukur
Bila seseorang memberikan pujian atas keberhasilan yang Anda capai, bagaimana reaksi Anda? Bila Anda meremehkannya dan mengatakan, "Ah, itu bukanlah apa-apa," berarti Anda memberikan kesempatan bagi orang lain untuk mengambil alih tempat Anda. Respons yang jauh lebih baik yang dapat diberikan adalah, "Terima kasih. Saya sangat senang karena ternyata hasil jerih payah dan kerja keras saya dihargai dan tidaklah sia-sia."

Anda perlu berhati-hati dalam menerima pujian yang bukan merupakan hasil kerja Anda karena dapat menciptakan ketegangan di antara sesama rekan sekerja. Jika memang keberhasilan itu merupakan hasil kerja tim, jangan pernah ragu untuk mengatakan, "Semua ini bisa berhasil karena dukungan tim yang baik. Tanpa bantuan mereka, pasti tak akan sebaik ini hasilnya."

6. Bersosialisasi
Jangan meremehkan pentingnya menghadiri acara perusahaan seperti acara akhir tahun atau ulang tahun perusahaan. Sempatkan diri untuk berbicara dengan orang-orang yang bekerja di perusahaan Anda, jangan hanya mengobrol dengan teman dekat atau dengan mereka yang sudah Anda kenal. Berpartisipasilah pada kegiatan-kegiatan khusus seperti olahraga ataupun pengumpulan dana untuk korban bencana alam. Melalui acara yang informal ini, Anda dapat mengembangkan pertemanan dan jejaring Anda di dalam perusahaan.

Tetap semangat dan terus bekerja keras sambil mencoba tips di atas ya.

0 pesan / tinggalkan pesan

Tuesday, August 26th 2008

19:18

Jangan Tunda Pekerjaan!

Yang kerap terjadi, ketidakteraturan merupakan hasil dari suatu penundaan pekerjaan. Padahal, tak sulit, kok, membuat segala sesuatu jadi teratur. Yang paling penting, kerjakan secara rutin.

1. Kembalikan ke tempatnya
Selesai mengerjakan sesuatu dan memakai sebuah barang, selalu kembalikan ke tempatnya semula atau pada tempat yang telah ditentukan. Hindari dan jangan pernah menyimpan atau membiarkannya di suatu tempat untuk sementara waktu, seperti misalnya di meja makan. Sebab, yang sering terjadi, tempat sementara itu tadi berubah menjadi tempat permanen.

Dengan menambah barang-barang di tempat penyimpanan sementara tadi, akhirnya akan membuahkan ketidakteraturan. Alhasil, Anda harus membuang waktu lebih banyak untuk merapikannya.

Jadi, jangan lupa untuk selalu secepatnya mengembalikan barang ke tempatnya semula begitu selesai dipakai sehingga tidak akan pernah terjadi kekacauan dan membuang waktu percuma.

2. Kerjakan setiap hari, secara rutin
Banyak tugas yang jika dibiarkan tidak diselesaikan, akan terus menggunung dan malah akan lebih banyak menyita waktu untuk membereskannya. Misalnya, jika Anda mau meluangkan waktu setiap hari untuk menyortir surat-surat, Anda hanya perlu 5 menit saja. Tapi jika dibiarkan sampai seminggu, pasti dapat memakan waktu sampai 1 jam, bahkan bisa lebih.

Begitu juga halnya dengan pakaian. Jika Anda mencuci baju setiap hari, maka akan menyeterika sedikit pakaian pula, tidak ada pernah pakaian yang bertumpuk kotor. Sebaliknya, jika menunggu sampai 3 atau 4 hari, Anda akan tidak tahu dari mana harus memulai pekerjaan.

Jika Anda membersihkan kamar mandi setiap hari setelah setiap orang selesai mandi, maka Anda tidak pernah mendapatkan kamar mandi yang penuh kotoran. Namun kalau dibiarkan seminggu, Anda harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menyikat lantai kamar mandi dan memerlukan lebih banyak waktu. Lagipula, kamar mandi jadi tak sehat dan tidak sedap dipandang mata.

3. Kerjakan sekaligus
Cukup sekali saja membuang dan mengambil sampah atau kertas, jangan berkali-kali, karena malah akan membuang tenaga dan waktu.

4. Buat catatan
Walaupun banyak orang punya daya ingat yang kuat, tapi tetap sekali-kali bisa lupa. Umumnya, daya ingat manusia terbatas. Jadi, mengapa harus mengambil risiko? Jika Anda harus diingatkan untuk mengerjakan sesuatu, tulis di sebuah buku catatan atau agenda. Jangan sampai lupa, karena Anda punya banyak pekerjaan lain yang akan saling berkaitan satu sama lainnya dan Anda juga tetap bisa lupa.

0 pesan / tinggalkan pesan

Tuesday, August 26th 2008

19:13

7 Rahasia Membentuk Tim Unggul & Kompak

Sulitkah memimpin sebuah tim? Jika ini terjadi pada Anda, jangan panik. Simak saja 7 rahasia menjadi manajer yang baik dalam mendapatkan anak buah dan tim yang unggul dan kompak!

Peran manajer menjadi sangat menantang ketika perusahaan semakin melebarkan jangkauannya ke berbagai kawasan demografis. Bahkan, manajer masa kini dihadapkan pula pada anggota tim, yang mungkin berasal dari berbagai daerah, berbeda latar belakang, dan berasal dari budaya berlainan pula.

Nah, untuk membangun tim kerja dengan anggota tim yang berbeda, merupakan keterampilan tersendiri, dan menjadi pengalaman sangat berharga bagi seorang manajer untuk diinvestasikan.

Dan penting pula untuk mendapatkan anggota tim yang baik, yang dimulai ketika menyeleksi calon pegawai. Sehingga, potensi perusahaan akan tampak pada keberhasilan tim kerja yang baik. Selain keterampilan yang sederhana, banyak hal lain yang terlibat ketika membangun tim. Simak rahasianya!

1. DAPATKAN YANG TERBAIK

Mengapa ini penting?
Sedapat mungkin kurangi jurang pemisah produktivitas, antara pegawai biasa dengan pimpinan. Jika Anda bekerja dengan deadline ketat dan berhati-hati dengan kualitas, bersiap-siaplah memilih yang terbaik.

Orang terbaik mungkin membutuhkan kompensasi besar, tapi mereka bersedia memberi nilai maksimum dalam menuntaskan pekerjaan. Peribahasa "Harga memperlihatkan kualitas", menjadi benar adanya.

Bagaimana menerapkannya?
Ketika wawancara, pusatkan perhatian pada calon pegawai yang memiliki data mirip dengan pegawai andalan di perusahaan (misalnya latar belakang keuangan, pernah berganti pekerjaan tak lebih dari dua kali di lima tahun terakhir, memiliki jaringan luas di komunitas bisnis, antusias, dan berani mengungkapkan pendapat).

Mencontohkan peran juga berguna, demi memastikan calon pegawai punya keterampilan sikap (interaksi dengan sesama rekan, kepribadian, dan motivasi), dan kemampuan mental yang diperlukan untuk mengatasi masalah, daya analisa, dan jeli terhadap hal-hal rinci.

Ketatnya waktu yang dimiliki mungkin akan membuat Anda terburu-buru dalam proses wawancara, yang memberi kesan, seakan Anda tak maksimal melakukannya. Analoginya, jika Anda mencari restoran bintang lima, apakah Anda akan memilih fast food?

Jadi, hindari salah cerna yang bisa disebabkan oleh fast food (misalnya, performa yang kurang, sering pindah kerja, dan moral yang kurang baik). Sebaiknya, investasikan orang-orang terbaik bagi tim kerja Anda!

2. SESUAIKAN TUGAS, KETERAMPILAN DAN MOTIVASI

Mengapa ini penting?
Manajer tidak memotivasi pegawai. Seseorang hanya bisa memotivasi dirinya sendiri. Mengombinasikan seperangkat keterampilan yang tepat dengan motivasi yang dimiliki, penting demi memastikan tugas-tugas diselesaikan secara efisien.

Jika Anda memberi kesempatan anggota tim untuk maju di bidang yang dikuasainya, secara efektif Anda membuat mereka merasa diikutsertakan, sekaligus menyelamatkan diri Anda dari risiko memiliki anggota tim yang frustrasi dan tak memuaskan.

Bagaimana menerapkannya?
Perilaku manajer bisa membantu pegawai memotivasi pada dirinya. Lakukan konsistensi dengan cara memberi pengarahan, sebagai alat pengelola manusia atau gaya kepemimpinan Anda.

Dengan memerhatikan ciri kepribadian mereka, Anda bisa memanifestasikan keberhasilan pemain tim. Calon pegawai yang terbuka, aktif, dan senang akan hasil cepat, dapat ditempatkan di bagian penjualan yang dituntut mengejar target.

3. TEMUKAN KESEIMBANGAN YANG TEPAT

Mengapa ini penting?
Sebagian besar proyek perlu kegiatan beragam. Tim perlu memiliki rangkaian keseimbangan keterampilan, terutama jika mayoritas anggota tim ahli di bidangnya (konsultan, ahli analisa, ahli teknologi informatika, dan lainnya).

Semua keterampilan yang dimiliki akan memainkan perannya pada pelaksanaan tugas, sebaliknya setiap kekurangan bisa menghambat proyek. Dan sebagian besar manajer bisa saja membuat kesalahan saat merangkai keterampilan yang beragam, jika menganggap enteng urusan memadukan tipe kepribadian ini.

Jadi, berhati-hatilah karena tim yang tak seimbang bisa menciptakan politik pribadi, dan bisa mengarah pada meningkatnya pengelompokan atau gap di dalam tim.

Bagaimana menerapkannya?
Keseimbangan kepribadian perlu dicapai karena mampu menciptakan hubungan lebih baik di antara sesama anggota tim. Perhatikan secara dekat, dinamika interpersonal antara sesama anggota tim.

Manajer mungkin akan menghadapi masalah jika anggota timnya ekstrover atau konsultan pemasaran berenergi terlalu tinggi, sementara produk manajernya tertutup dan tenang dalam menyusun strategi pembuatan desain produk.

Jadi, pilih anggota tim dengan rangkaian keterampilan yang sejalan dengan kemampuan beradaptasi dan fleksibilitas bekerja dari orang yang berbeda.

4. KELOLA ANGGOTA TIM BERAGAM

Mengapa ini penting?
Sulit memprediksi, apakah anggota tim yang beragam sudah tepat dan dapat mempermudah keberhasilan. Penting untuk terus memonitornya. Membiarkan seseorang yang tidak produktif tetap berada dalam tim, akan membuat anggota lain marah dan tak puas karena akan terpaksa melakukan tugas, yang seharusnya dilakukan anggota tim yang tak produktif tadi.

Bagaimana menerapkannya?
Persepsi tim sangat penting demi kepentingan tim. Mungkin ada anggota tim yang berperan menjaga kekompakan, sementara manajer menganggapnya tidak produktif.

Pada situasi seperti ini manajer perlu berhati-hati mengambil kesimpulan untuk memastikan, fakta terpisah dari pendapat. Sebaiknya, adakan rapat teratur bersama anggota tim, untuk mengukur kekompakan dan kerjasama tim.

5. BERIKAN PUJIAN

Mengapa ini penting?
Jangan mudah menyalahkan. Mengotak-kotakkan anggota tim tertentu dari anggota tim lainnya bisa menimbulkan aura negatif di antara mereka, menyita waktu, dan kualitas Anda. Jadi, rayakan setiap keberhasilan sekecil apapun, dan hargai anggota tim yang membangun kepekaan persahabatan di antara sesama anggota tim lainnya.

Bagaimana menerapkannya?
Jadilah pelatih, bukan sebagai pemain bintang. Biarkan anggota membuat kesalahan agar mereka belajar dari kesalahannya. Tetap terus lakukan proses, dan pastikan anggota tim berperan tepat sehingga tim menjadi kuat, dan masing-masing bertanggung jawab pada tugasnya secara lebih pede.

Sehingga, manajer harus memiliki kecekatan dalam membuat keseimbangan, antara individu yang baik dengan tim yang baik. Hargai dan kenali perilaku positf masing-masing anggota tim agar mereka pun selalu konsisten.

6. TEGAS PADA PEKERJAANNYA, LUNAK PADA MANUSIANYA

Mengapa ini penting?
Pusatkan perhatian pada penyelesaian tugas. Memberi ruang pada setiap anggota tim, sama halnya dengan memberi kesempatan pada mereka untuk mengembangkan potensi yang sejati sebagai pemimpin.

Manajer yang baik selalu memberi kesempatan dan membagi ilmunya. Bahkan, seorang superstar pun perlu belajar untuk menjadi pemain dalam tim. Sebab, pencapaian perorangan kurang berarti jika mereka tak dapat membuat tim berhasil.

Bagaimana menerapkannya?
Setiap orang senang disukai. Dan manajer perlu memastikan, ia disukai anggota timnya. Beri dukungan pada anggota tim untuk mengambil risiko yang diperhitungkan, dan bantu ketika mereka menghadapi masalah atau kegagalan. Nomor satukan anggota dan pertimbangkan setiap kesalahan sebagai investasi yang bisa memberi pelajaran berharga bagi perusahaan.

7. KOMUNIKASI TERATUR & TINJAU PRESTASI

Mengapa ini penting?
Komunikasi transparan di antara sesama anggota tim sangat diperlukan, demi keberhasilan. Jika tim mengalami pasang surut, ketidakjelasan, atau terjadi perubahan, penting bagi Anda untuk meyakinkan setiap anggota agar tetap obyektif dan memusatkan perhatian pada tujuan yang lebih luas. Ingat kata pepatah, "Buah selalu jatuh tak jauh dari pohonnya".

Bagaimana menerapkannya?
Tim perlu diberitahu setiap perkembangan atau perubahan, yang dapat berdampak pada prestasi atau tanggung jawabnya. Pastikan, semua anggota tim memiliki pemahaman yang sama atas apa yang perlu dicapai, dan semua harus saling berhubungan.

Secara teratur, manajer perlu memberi umpan balik atas prestasi dan tanggung jawab anggota tim. Manajer pun harus memberi pedoman jelas pada anggota tim, dan sesuaikan semangat demi mencapai hasil yang optimal.
Aline

0 pesan / tinggalkan pesan

Sunday, August 24th 2008

17:13

KEAJAIBAN ALLAH YANG TIDAK DISADARI MANUSIA

ALLAH MAHA BESAR ALLAH MAHA BESAR SEORANG DOKTOR NEUROLOGI MENEMUI KEAJAIBAN ALLAH ........

Assalam Mu'alaikum Wbrth! Dan Salam Sejahtera! Sahabat2 semua yang Islam dan juga yang Bukan Islam... bacalah Email ini dari sahabat yg menetap di US: "Seorang doktor di Amerika Syarikat telah memeluk Islam kerana beberapa keajaiban yang ditemuinya dalam penyelidikannya. Dia amat kagum dengan penemuan tersebut, sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran. Dia adalah seorang Doktor Neurologi . Setelah memeluk Islam, dia amat yakin akan perubatan secara Islam dan dengan itu telah membuka sebuah klinik yang bertemakan "Perubatan Melalui Al-Qur'an" .

Kajian perubatan melalui Al-Qur'an membuatkan ubat-ubatannya berteraskan apa yang terdapat di dalam Al-Qur'an. Di antara kaedah-kaedah yang digunakan termasuklah berpuasa, madu lebah, biji hitam (black seed) dan sebagainy a. Apabila ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam, maka doktor tersebut memberitahu bahawa semasa beliau melakukan kajian urat saraf, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki oleh darah . Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal.

Setelah membuat kajian yang memakan masa, akhirnya beliau mendapati Bahawa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak manusia melainkan pada ketika seseorang itu sedang sujud semasa mengerjakan Sembahyang!! ! Urat tersebut memerlukan darah hanya untuk Beberapa sukatan yang tertentu sahaja. Ini bermaksud bahawa darah hanya akan memasuki urat tersebut mengikut kadar sembahyang waktu yang diwajibkan oleh Islam......

Begitulah keagungan ciptaan Allah!!! tidak menunaikan sembahyang , akan otaknya tidak Akan dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal!!! Oleh yang demikian, kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganuti agama Islam 'sepenuhnya' kerana sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agama-Nya yang indah ini."

PETUA IMAM SYAFIE

4 PERKARA UNTUK SIHAT
Empat perkara menguatkan badan
1. makan daging
2. memakai haruman
3. kerap mandi
4. berpakaian dari kapas

Empat perkara melemahkan badan
1. banyak berkelamin (bersetubuh)
2. selalu cemas
3. banyak minum air ketika makan
4. banyak makan bahan yang masam

Empat perkara menajamkan mata
1. duduk mengadap kiblat
2. bercelak sebelum tidur
3. memandang yang hijau
4. berpakaian bersih

Empat perkara merosakkan mata
1. memandang najis
2. melihat orang dibunuh
3. melihat kemaluan
4. membelakangi kiblat

Empat perkara menajamkan fikiran
1. tidak banyak berbual kosong
2. rajin bersugi (gosok gigi)
3. bercakap dengan orang soleh
4. bergaul dengan para ulama

4 CARA TIDUR
1. TIDUR PARA NABI
Tidur terlentang sambil berfikir tentang kejadian langit dan bumi.
2. TIDUR PARA ULAMA' & AHLI IBADAH
Miring ke sebelah kanan untuk memudahkan terjaga untuk solat malam.
3. TIDUR PARA RAJA YANG HALOBA
Miring ke sebelah kiri untuk mencernakan makanan yang banyak dimakan.
4. TIDUR SYAITAN
Menelungkup/ tiarap seperti tidurnya ahli neraka.

* Kalau rajin .. Tolong sebarkan maklumat ini kepada saudara Muslim - Muslimat yang lain agar menjadi amalan kepada kita semua. Ilmu yang ber man faat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah m ati ..
0 pesan / tinggalkan pesan

Sunday, August 24th 2008

17:12

33 Keajaiban Pikiran Bawah Sadar

Tahukah Anda, pikiran bawah sadar itu:
1. bekerja secara terpisah dari pikiran sadar
2. dapat mendengar, melihat, merasakan semua hal yang belum tertangkap oleh pikiran sadar
3. dapat mengendalikan aktivitas fisik tanpa disadari oleh pikiran sadar
4. pada kondisi tertentu dapat bertindak mandiri, terlepas dari pengaruh pikiran sadar
5. gudang penyimpanan informasi
6. potensi terpendam manusia yang belum digunakan secara maksimal
7. memiliki kemampuan dalam hal persepsi, konseptual, emosi, dan respon yang melebihi kemampuan pikiran sadar
8. dapat mengakses dan menggunakan segala sesuatu yang ada di pikiran sadar, sedangkan pikiran sadar tidak dapat menjangkau isi dan potensi pikiran bawah sadar
9. jauh lebih cerdas daripada pikian sadar
10. jauh lebih bijaksana daripada pikian sadar
11. jauh lebih cepat daripada pikian sadar
12. mewakili potensi intelektual yang luar biasa yang tak pernah terbayangkan sebelumnya
13. dapat mengamati dan merespon atau memberikan respon segala sesuatu secara tulus dan jujur
14. terbebas dari semua pengaruh negatif (bias, prasangka, kebencian, harapan berlebihan, persepsi, dll)
15. menyerap dan mengerti realitas atau kenyataan berdasarkan pengalaman nyata atau apa adanya
16. sumber emosi
17. bersifat universal
18. tidak dipengaruhi oleh bangsa, latar belakang budaya, sejarah
19. dapat berkomunikasi secara efektif dengan pikiran bawah sadar orang lain
20. mengetahui solusi setiap masalah
21. berpikir secara simultan/bersamaan
22. memproses langsung sebelum pikiran sadar menyadari
23. berpikir intuitif dan menghubungkan
24. berpikir otomatis
25. berpikir non-verbal
26. berpikir sintesis
27. berpikir sibernetik / acak
28. memiliki fokus yang tak terbatas dan ekspansif
29. bukan memilih atau mengarahkan tujuan, melainkan membuat tujuan tercapai
30. dapat menangani 2,3 juta bit informasi dalam suatu saat
31. pemelajarannya bersifat eksperiensial
32. merupakan gambaran fakta bahwa semua orang pada awalnya hanyalah manusia biasa
33. isinya dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya: pengalaman, lingkungan, dan hasil belajar individu.

Setelah membaca 33 Keajaiban Pikiran Bawah Sadar di atas, maka jelaslah, bahwa siapapun, apapun, bagaimanapun, dimanapun Anda, Anda memiliki kemampuan, bakat, dan potensi luar biasa yang tak pernah terbayangkan yang ada di dalam diri Anda!!! Bisa atau tidaknya Anda menjadi orang besar, hebat, terkenal, atau tercatat dalam sejarah, itu kembali pada diri Anda sendiri!!!

Yakinlah, Anda diciptakan oleh Allah untuk mewarnai dunia ini dengan karya-karya besar Anda!!! Anda diciptakan untuk membahagiakan semua manusia di muka bumi, sehingga apapun yang terjadi, pantang untuk ditangisi atau disesali!!!

Ingatlah, waktu tak pernah berjalan mundur!!! Jangan mengisi waktu untuk hal-hal sia-sia atau tak berguna!!!

Ingatlah pula jika satu alasan sudah terlalu banyak dan seribu tindakan nyata masih kurang!!!

Sekaranglah saatnya yang tepat untuk bertindak!!! Dunia menanti karya-karya besar Anda!!!


Sumber:
Gunawan AW, Setyono A. Becoming A Money Magnet: Mengungkap Rahasia Bagaimana Membuat Uang Mengejar Anda. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 2007.
0 pesan / tinggalkan pesan